Yogyakarta, suarapasar.com — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta melakukan monitoring ke sejumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) pada Sabtu (14/3/2026) guna memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja DIY, Regy S. Wijaya, dan didampingi Kombes Pol P. Sonny Bhakti W. dari Mabes Polri, serta diikuti jajaran pejabat utama Polres Sleman, Bantul, dan Kulon Progo, serta internal Jasa Raharja.
Monitoring dilakukan di tiga titik Posyanter, yakni Posyanter Tempel di Kabupaten Sleman, Posyanter Temon di Kabupaten Kulon Progo, dan Posyanter Druwo di Kabupaten Bantul. Peninjauan meliputi kesiapan sarana dan prasarana, sistem pelayanan, hingga koordinasi antarpetugas di lapangan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi langsung guna memastikan seluruh fasilitas dan personel di Posyanter siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan mobilitas selama periode Lebaran.
Melalui monitoring ini, diharapkan Pos Pelayanan Terpadu dapat menjalankan fungsi pengamanan dan pelayanan secara maksimal serta mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Regy S. Wijaya, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan pelayanan melalui koordinasi lintas instansi.
Menurutnya, Posyanter memiliki peran penting sebagai titik layanan terpadu yang memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.
Regy menegaskan bahwa kolaborasi antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan instansi terkait menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan yang efektif dan responsif.
Ia juga menilai kehadiran jajaran Mabes Polri dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan seluruh Posyanter berfungsi optimal dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Regy berharap seluruh personel yang bertugas di Posyanter terus meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, tepat, dan terintegrasi selama periode arus mudik dan balik Lebaran.(ags,prg)








