Pengurus Baru KONI Kulon Progo Dituntut Dongkrak Prestasi Olahraga Kulon Progo

Kulon Progo, suarapasar.com – Pembenahan dan transformasi kepengurusan KONI menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat komitmen peningkatan prestasi atlet Kabupaten Kulon Progo, baik pada level daerah maupun nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur DIY, sekaligus Ketua Umum KONI DIY KGPAA Paku Alam X saat Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Kulon Progo periode 2025–2029 di Hotel Morazen, Kulon Progo, Selasa (30/12/2025).

“Amanah yang diemban pengurus ke depan semakin berat seiring tantangan olahraga daerah yang semakin kompleks. Ini menjadi penting dalam rangka menyiapkan atlet-atlet Kulon Progo untuk ikut berkontribusi menghadapi PON 2028,” ujar Paku Alam X

Paku Alam X menambahkan bahwa capaian prestasi memang menjadi sasaran utama, namun harus diiringi dengan penguatan struktur dan sistem pembinaan olahraga daerah yang berkelanjutan agar kemajuan dapat terjaga dalam jangka panjang. “Persiapan tersebut tidak hanya berorientasi pada target prestasi, tetapi juga pada pembangunan pondasi olahraga daerah yang kokoh dan berkelanjutan,” tegasnya.

KONI Kulon Progo diharapkan mampu memberikan dukungan optimal, menumbuhkan semangat baru, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi kemajuan olahraga daerah.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat kebersamaan demi kemajuan olahraga dan prestasi Kabupaten Kulon Progo,” pungkas Paku Alam X.

Sementara itu, Bupati Agung Setyawan mendorong pengurus baru agar fokus meningkatkan prestasi dan perolehan medali, serta memastikan keikutsertaan atlet berdasarkan capaian prestasi yang jelas.

”Ketua dan jajaran pengurus KONI harus fokus dalam memajukan prestasi olahraga, serta meningkatkan perolehan medali untuk Kulon Progo”, tuturnya.

Agung juga mengapresiasi kinerja KONI sebelumnya dan mengajak dunia usaha untuk berperan aktif mendukung atlet Kulon Progo sebagai bapak asuh.

“Alhamdulillah KONI Kulon Progo dalam anggarannya lebih baik dengan daerah lain, pencapaian medali dan anggaran sangat efisien dengan prestasi yang luar biasa. Saya mengajak dunia usaha untuk menjadi bapak asuh bagi atlet-atlet Kulon Progo” pungkasnya.

Ketua Umum KONI Kulon Progo Hamam Mutaqim menyampaikan bahwa kondisi pembinaan olahraga di Kulon Progo saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari prestasi yang belum stabil, pola latihan yang belum konsisten, pendataan yang belum optimal, hingga mekanisme pendanaan yang cukup kompleks. Karena itu, melalui regenerasi kepengurusan, KONI Kulon Progo dituntut mengedepankan disiplin dan profesionalisme guna melahirkan atlet-atlet berdaya saing.

“Karena itu cara kerja harus berubah, kita canangkan KONI Kulon Progo harus punya target jelas dan terukur. Prestasi lahir dari kerja rutin, kompetisi, fasilitas yang layak, dukungan pemerintah, dan karakter atlet yang rendah hati namun lapar akan kemenangan,” tuturnya.

Dalam menghadapi Porda DIY ke-18 tahun 2027, Hamam menegaskan kesiapan Kulon Progo untuk menjadi tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu mencetak prestasi. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama agar aspek pelayanan, keamanan, dan capaian prestasi dapat berjalan beriringan.

“Kita tidak memilih sukses penyelenggaraan atau sukses prestasi, tapi kita tuntut keduanya. Sukses penyelenggaraan dan juga sukses prestasi bersama-sama. Mari kita buktikan bahwa Kulonprogo siap menjadi tuan rumah yang bermartabat, bertanggung jawab, dan siap berprestasi,” jelasnya.