Kankemenag Kulon Progo Luncurkan Aplikasi “MatahatiKU” untuk Tingkatkan Layanan Nikah Disabilitas

Kulon Progo, suarapasar.com – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo menutup rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kemenag RI dengan menggelar Tasyakuran dan Khotmil Quran di Aula PLHUT Kantor Kemenag Kulon Progo, Rabu (07/01/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kankemenag Kulon Progo sekaligus meluncurkan aplikasi layanan pernikahan bagi penyandang disabilitas bertajuk “MatahatiKU”.

Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan. Kepala Seksi Bina Masyarakat (Binmas) Islam Kankemenag Kulon Progo, Qomaruzzaman, menjelaskan bahwa aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan akses layanan pernikahan bagi penyandang disabilitas rungu dan netra.

“Terutama bagi penyandang disabilitas rungu dan netra yang hendak menikah,” terangnya usai acara peluncuran aplikasi Matahatiku.

“Matahatiku” merupakan singkatan dari Manajemen Tata Rumah Tangga Islami Kulon Progo. Lewat aplikasi ini, pasangan calon nikah akan mendapatkan bimbingan dalam bentuk materi yang diberikan lewat aplikasi.

Setidaknya ada 8 materi bimbingan pernikahan yang diberikan lewat aplikasi “Matahatiku”. Penggunaannya oleh penyandang disabilitas secara khusus akan didampingi juru bahasa isyarat.

“Sebab fokus kami pada penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara,” jelas Qomaruzzaman.

Pengembangan aplikasi “MatahatiKU” juga melibatkan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Kulon Progo agar materi yang disajikan mudah dipahami oleh penyandang disabilitas. Dalam setahun terakhir, Kankemenag Kulon Progo tercatat telah melayani sedikitnya tujuh pasangan penyandang disabilitas, termasuk melalui layanan jemput bola dalam proses ijab kabul.

“Mereka juga mendapatkan sertifikat sebagai bukti bahwa mereka sudah mengikuti bimbingan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HAB Ke-80 Kankemenag Kulon Progo, Saeful Hadi, menyampaikan bahwa kehadiran aplikasi “MatahatiKU” mencerminkan komitmen Kankemenag dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan ramah disabilitas.

“Semoga kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan,” pungkas Saeful Hadi.(prg,wur)