Yogyakarta (16/12/2025), suarapasar.com — Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta melalui Bidang Perikanan dan Kehewanan melaksanakan sosialisasi dan edukasi pemeliharaan hewan di lingkungan masyarakat, khususnya kucing, atas undangan RW 17 Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Jumat (12/12). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga tentang pemeliharaan hewan yang sehat, bertanggung jawab, serta tidak mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan.
Sosialisasi yang diikuti warga RW 17 tersebut berlangsung interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi. Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, drh. Sri Panggarti, menekankan pentingnya memperhatikan kesejahteraan hewan, kebersihan lingkungan, dan kesehatan masyarakat dalam memelihara kucing. Masyarakat diimbau untuk tidak membiarkan hewan berkeliaran, rutin melakukan perawatan kesehatan, serta mengendalikan populasi melalui sterilisasi.
“Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, diharapkan masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang pemeliharaan hewan yang tidak mengganggu lingkungan sekitar, serta dapat menciptakan kehidupan yang harmonis antara manusia dan hewan,” ujarnya seperti dikutip dari laman Dinas Petanian dan Pangan Kota Yogyakarta.
Selain itu, Sri Panggarti juga mengingatkan bahwa pemeliharaan hewan yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat, termasuk risiko penularan penyakit zoonosis. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dan kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan hewan dan lingkungan. Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata serta mendorong terwujudnya lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan ramah hewan.(prg,wur)








