Estafet Egrang Pring Semarakkan Gelar Minat Bakat dan Kreatifitas Siswa SD Kapanewon Sentolo

Kulon Progo , suarapasar.com : Ratusan siswa dari 33 Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta di wilayah Kapanewon Sentolo penuh semangat dan keceriaan menunjukkan bakat, kemampuan, ketrampilan dan kepiawaian yang dimiliki dalam rangkaian kegiatan Gelar Minat Bakat dan Kreatifitas tingkat Kapanewon Sentolo tahun 2025 yang dipusatkan di SD N 2 Sentolo Kulon Progo.

 

Gelar Minat Bakat dan Kreatifitas Siswa Kapanewon Sentolo Kulon Progo berlangsung 3 hari, Rabu, Kamis, Jumat (16,17,18/7/2025).

 

Ketua Kegiatan Kesiswaan Kapanewon Sentolo, Siti Harjanah menyebut pada hari pertama dan kedua setidaknya ada 354 anak mengikuti Gelar Minat Bakat dan Kreatifitas Siswa ini.

“Penelusuran Minat Bakat Istimewa (PMBI) diikuti 66 anak, Kompetisi Sains Siswa Hebat (Kosasih) diikuti 66 anak, Lomba Cerdas Cermat dengan peserta 99 anak, Maos aksara Jawa 33 anak, kreasi batik perwakilan gugus sebanyak 6 anak, estafet egrang diikuti 28 SD masing-masing 3 anak jadi total 84 anak,” tuturnya di sela-sela memantau pelaksanaan lomba di SD N 2 Sentolo Kamis (17/7/2025).

 

Dijelaskan Siti, pada Jumat besok, juga masih akan digelar lomba gladhi kawruh, tari dan sesorah.

 

Sementara itu, di lapangan Sentolo depan SD N 2 Sentolo, puluhan pelajar tampak antusias mengikuti lomba estafet egrang pring atau egrang bambu.

 

“Untuk estafet egrang ini tujuannya adalah selain untuk melestarikan budaya Jawa juga melatih anak untuk berani, percaya diri, memupuk kreativitas dan yang tidak kalah penting bagaimana mereka bekerjasama karena kan estafet perlombaannya. Ini juga bagian dari pembentukan karakter anak,” katanya.

 

Egrang memang menjadi salah satu permainan tradisional yang diajarkan di sekolah dasar.

 

“Di sekolah juga selama ini memang di ajarkan termasuk ekstra. Dan ini kan bagus ya fisiknya gerak, pikirnya gerak, strateginya jalan, terus keseimbangannya juga, konsentrasi, bagus memang egrang ini untuk anak. Dan juga bisa untuk refreshing anak, terus juga ketika diterapkan di luar sekolah bisa mengurangi ketergantungan anak akan gadget,” tutur Siti yang juga Kepala SD Salamrejo, Sentolo ini.

 

Sugiyanti, Kepala SD Kemiri Kaliagung, Sentolo mengapresiasi positif kegiatan Gelar Minat Bakat dan Kreatifitas Siswa ini.

 

“Ajang ini memberi ruang anak berekspresi, dan berpacu untuk belajar, kemudian khusus estafet egrang ini kan permainan tapi olahraga juga. Anak – anak sangat antusias terus juga sekaligus ini kan antar SD se Kapanewon Sentolo. Jadi wahana anak untuk bersosialisasi, menambah pengalaman, dan rasa percaya diri mereka,” katanya.

 

Hal senada disampaikan, Jumartini, Guru SD Negeri Asemcilik, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo.

“Kami tentu mendukung sekali dan ini ramai sekali lomba berprestasi, tapi juga bermain, terus juga sekaligus melestarikan budaya yaitu permainan tradisional. Kebetulan yang dilombakan egrang pring estafet jadi beregu bermainnya. Kalau di sekolah sebenarnya ada egrang bathok, egrang pring gobak sodor, ular tangga , sunda manda atau engklek juga diajarkan dan dimainkan anak-anak. Permainan tradisional ini secara pertumbuhan anak juga bagus karena ini juga mengasah ketrampilan, kelincahan, terus juga semangat, dan kalau beregu ya butuh kerjasama,” ungkapnya.

 

Peserta lomba estafet egrang, Farhan dari SD Gembongan Sentolo mengaku bersemangat mengikuti estafet egrang. Selain di sekolah ia juga bermain egrang di rumah ketika waktu senggang.

 

“Senang ya. Kan lomba bersaing dengan kelompok dari sekolah lain. Seru,” katanya.

Para juara beragam lomba tingkat kapanewon ini nanti akan bersaing lagi dalam kegiatan yang sama tingkat kabupaten yakni tanggal 24, 25 Juli, dan sekitar bulan Agustus. (wds/drw)