Umbulharjo, suarapasar.com – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam pengembangan industri jamu dan tanaman obat berbasis digital. Pesan ini ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam acara bertema “Peran Generasi Muda dalam Digitalisasi Industri Jamu dan Tanaman Obat untuk Kesehatan Masyarakat” di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogya-Magelang, Sabtu (9/8).
Dalam paparannya, Hasto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengelolaan hasil pertanian, terutama tanaman obat. Ia mencontohkan aplikasi Juru Tani yang dapat diintegrasikan dengan program Jogja Smart Service milik Pemkot Yogyakarta. “Tadi sudah disampaikan ada tanah dua hektar di belakang kampus. Itu bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pemerintah juga sedang memiliki program food bank, yakni jika ada cadangan makanan nantinya bisa membantu mahasiswa yang kekurangan, masyarakat miskin, atau menerima suplai dari hotel dan restoran yang kelebihan makanan,” ujarnya.
Hasto berharap kolaborasi ini dapat menciptakan ekosistem pangan berkelanjutan berbasis digital. Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia perlu bekerja keras mengejar ketertinggalan dari negara-negara seperti Thailand yang telah sukses memanfaatkan teknologi dalam pertanian. Ia menambahkan, penting bagi anak muda untuk membangun jaringan pasar sebelum memulai usaha. “Kalau anak muda belum punya gambaran pasar dan jaringan, kita mulai dari situ dulu. Harapannya generasi emas sekarang bisa menjadi SDM unggul demi Indonesia maju,” tambahnya.
Direktur Polbangtan Yogya-Magelang, R. Hermawan, SP., MP., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hasto yang dinilai mampu memberi semangat kepada para mahasiswa. Menurutnya, semangat Wali Kota dalam mendorong produktivitas dan inovasi siswa patut diteladani, terutama dalam digitalisasi hasil pertanian yang dapat meningkatkan efisiensi distribusi, transparansi harga, dan perluasan akses pasar. “Terima kasih kepada Wali Kota Yogyakarta yang menyempatkan hadir. Kami berharap setelah ini siswa siswi dapat mempraktekkan dan memiliki semangat untuk memajukan dalam sektor pertanian mengikuti era digitalisasi saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa Polbangtan, Ilham Wiryawan, mengaku terinspirasi oleh materi yang disampaikan Hasto. “Materi dari Bapak Wali Kota sangat menginspirasi, terutama bagi kami mahasiswa pertanian untuk semangat menjadi petani dan wirausaha muda. Kami yakin pertanian adalah masa depan Indonesia,” ujarnya. Ilham juga berharap pemerintah terus memfasilitasi dan menginspirasi masyarakat. “Kami percaya pemerintah akan selalu mengupayakan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia,” imbuhnya.(prg,wur)







