Yogyakarta, suarapasar.com — 29 Desember 2025. Dalam rangka menghadapi arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan peninjauan langsung ke Terminal Jombor, Kabupaten Sleman, Senin (29/12/2025). Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif untuk mencegah fatalitas korban kecelakaan penumpang sekaligus mengantisipasi kepadatan dan keramaian di lingkungan terminal.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan transportasi darat, khususnya angkutan umum, agar layanan transportasi selama masa lonjakan mobilitas masyarakat akhir tahun tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman. Dalam kegiatan ini, Jasa Raharja memantau aktivitas keberangkatan dan kedatangan bus, kondisi fasilitas terminal, tingkat kepadatan penumpang, serta kesiapan awak angkutan umum.
Kepala PT Jasa Raharja Kanwil DIY Regy S Wijaya melalui Kabag Operasional Harry Herawan menyampaikan bahwa Terminal Jombor merupakan terminal strategis dengan tingkat mobilitas tinggi, terutama saat libur panjang. “Libur Natal dan Tahun Baru selalu diikuti dengan peningkatan jumlah penumpang angkutan umum. Kehadiran Jasa Raharja di Terminal Jombor ini bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan dan fatalitas korban di terminal maupun selama perjalanan,” ungkapnya.
Selain pemantauan, Jasa Raharja juga berkoordinasi dengan pengelola terminal dan instansi terkait untuk memastikan pengaturan arus penumpang, disiplin operasional kendaraan, serta kesiapan petugas dalam mengelola potensi keramaian. Imbauan keselamatan turut disampaikan kepada penumpang agar memilih angkutan resmi dan mematuhi aturan, serta kepada awak bus untuk memastikan kendaraan laik jalan, mematuhi kapasitas penumpang, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Melalui peninjauan ini, Jasa Raharja Kanwil DIY berharap situasi transportasi selama libur Nataru dapat berlangsung kondusif sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan selamat, sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam mewujudkan transportasi umum yang berkeselamatan dan berkelanjutan.(ags,prg)








