Yogyakarta, suarapasar.com — Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (BAPOR KORPRI) DIY didorong untuk lebih adaptif dalam menjalankan programnya, tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga terintegrasi dengan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat membuka Musyawarah Daerah BAPOR KORPRI DIY 2026 di Kompleks Kepatihan, Kamis (23/04/2026).
Menurutnya, peran BAPOR KORPRI sangat strategis dalam membangun ASN yang sehat, tangguh, dan berintegritas. Program olahraga diharapkan menjadi bagian dari well-being program yang berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
“ASN yang sehat secara fisik dan mental akan memiliki produktivitas yang lebih baik, daya tahan kerja yang tinggi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal,” tegas Ni Made.
Ia menambahkan, ASN masa kini dituntut untuk profesional dan responsif. Oleh karena itu, pembinaan olahraga tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga membuka peluang lahirnya atlet berprestasi dari kalangan ASN di DIY.
Dalam upaya tersebut, BAPOR KORPRI juga didorong memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan KONI DIY, guna menciptakan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan dan profesional.
Sementara itu, perwakilan KONI DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menilai Musda ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam pengembangan olahraga yang inklusif di Yogyakarta.
Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang tidak hanya meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga mendukung kesehatan dan kesejahteraan ASN secara menyeluruh.
Musda BAPOR KORPRI 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta menumbuhkan budaya hidup sehat di kalangan ASN sebagai bagian dari pelayanan publik yang lebih optimal.(prg,wur)





