Yogyakarta, 22 Februari 2026, suarapasar.com – PT Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box di 10 titik wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan peresmian Kampoeng Ramadhan Jogokariyan pada Rabu (18/2) di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta. Bekerja sama dengan PT Noovoleum Indonesia Investama sebagai mitra pengumpulan minyak jelantah, program ini memungkinkan masyarakat menukarkan jelantah menjadi saldo Rupiah yang terhubung ke aplikasi MyPertamina, dengan nilai mulai Rp5.500 per liter.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyebut program ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bertanggung jawab. “Melanjutkan success story di kota Semarang, kami lanjutkan penempatan U-Collect di Yogyakarta sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pengelolaan limbah jelantah yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujar Taufiq.
Program U-Collect di Semarang sudah berjalan selama 6 bulan dengan total jelantah terkumpul 143.545 liter dengan jumlah rupiah yang terkonversi dari jelantah sebesar 796 Juta Rupiah.
Taufiq menambahkan launching MyPertamina ucollect Box dilakukan serentak di 10 lokasi, yaitu:
1. SPBU 41.551.01 Coco Lempuyangan – Kec. Gondokusuman
2. Masjid Jogokaryan – Kota Yogyakarta
3. SPBU 44.552.04 Maguwo – Kab. Sleman
4. SPBU 44.551.01 Dukuh – Kota Yogyakarta
5. SPBU 41.552.02 Coco Cokroaminoto – Kec. Tegalrejo
6. SPBU 44.552.08 Monjali – Kab. Sleman
7. SPBU 44.551.18 Piramid – Kab. Bantul
8. SPBU 44.555.35 UII – Kab. Sleman
9. SPBU 41.552.01 Coco Adisucipto – Kab. Sleman
10. SPBU 44.552.01 Mulungan Mlati – Kab. Sleman
“Lokasi-lokasi tersebut dipilih dengan pertimbangan pemukiman, kepadatan penduduk, kedekatan dengan pasar dan resto dan harapannya dapat menjangkau seluruh masyarakat Yogyakarta dari berbagai penjuru,” tambahnya.
Masyarakat dapat mengikuti program ini dengan mengakses aplikasi MyPertamina, memilih menu Sustainability Corner, lalu klik opsi ubah minyak jelantah jadi rupiah, memindai barcode, dan memasukkan minyak ke dalam box. Mesin akan menghitung volume secara otomatis dan saldo langsung masuk ke akun pengguna.
“Melalui mekanisme digital ini, proses penukaran minyak jelantah menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem,” tambah Taufiq.
Salah satu pengguna program MyPertamina ucollect, Ricca Pricillia (31), warga Jogokariyan sekaligus pedagang di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, mengaku merasakan manfaat program tersebut. “Biasanya minyak bekas hanya dibuang, sekarang bisa ditukar jadi Rupiah. Prosesnya juga mudah, cukup lewat aplikasi lalu setor di MyPertamina ucollect Box. Ini sangat bermanfaat dan lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Media Contact
Taufiq Kurniawan
Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah
taufiq.kurniawan@pertamina.com







