Update Dampak Gempa Pacitan : 15 Luka, 13 Titik Kerusakan

Yogyakarta, suarapasar.com : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Bantul dan sekitarnya pada Jumat (6/2/2026) dini hari. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul ke Pusdalops BPBD DIY gempa terjadi pukul 01.06 WIB dan menimbulkan sejumlah kerusakan serta korban luka di beberapa kapanewon.

Hingga laporan diperbarui pada pukul 08.55 WIB, BPBD Bantul mencatat sebanyak 13 titik terdampak gempa yang tersebar di berbagai wilayah. Dampak yang terjadi meliputi kerusakan rumah warga, fasilitas umum, hingga tempat ibadah. Selain kerusakan fisik, gempa juga mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis di beberapa rumah sakit rujukan.

Info Gempa Mag:6.4, 6-Feb-26 01:06:11 WIB, Lok: 8.98 LS – 111.17 BT (89 km Selatan PACITAN-JATIM), Kedlmn: 10 km ::BMKG

Jumlah Dampak yang masuk Pusdalops PB BPBD Bantul: 13 titik

Dampak:

  • Rumah Rusak : 7 titik
  • Tempat Ibadah : 2 Titik
  • Fasilitas Pemerintah : 1 Titik
  • Fasilitas Pendidikan : 2 Titik
  • Fasilitas Kesehatan : 1 Titik

Lokasi:

  1. Kapanewon Imogiri : 1 titik
  2. Kapanewon Jetis : 3 titik
  3. Kapanewon Pundong : 1 titik
  4. Kapnewon Kasihan 2 titik
  5. Kapanewon Pundong : 1 tittik
  6. Kapanewon Srandakan : 1 titik
  7. kapanewon banguntapan : 1 titik
  8. Kapanewon Pleret : 1 titik
  9. Kapanewon Bantul : 1 titik
  10. kapanewon Pajangan : 1 titik

KORBAN LUKA : 15 Orang

Rujukan :

  • RSU PKU Muhammadiyah Bantul : 3 Orang
  • RSUD Panembahan Senopati : 6 Orang
  • RSUD Saras Adyatma : 2 Orang
  • RSU Permata Husada : 1 Orang
  • RSU St. Elisabeth : 1 Orang
  • RSU Prambanan : 1 Orang
  • Lainnya : 1 Orang

BPBD Bantul bersama unsur terkait langsung melakukan berbagai langkah penanganan darurat pascagempa. Upaya yang dilakukan meliputi asesmen di lokasi terdampak, pemantauan pasang surut air laut, penanganan medis bagi korban luka, serta monitoring potensi gempa susulan.

Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Bantul didukung oleh sejumlah instansi dan unsur relawan, antara lain Dinas Kesehatan, Disdikpora, PMI Bantul, PSC 119 Bantul, SRI Wilayah 3, TAGANA Bantul, FPRB Kalurahan, serta partisipasi aktif masyarakat.

BPBD Bantul menyampaikan bahwa hingga saat ini proses pendataan masih terus berlangsung. Data yang disampaikan bersifat sementara dan dapat berubah sesuai hasil pembaruan di lapangan.(prg,wur/wds)