Yogyakarta, suarapasar.com : Pusdalops BPBD DIY melaporkan Sitrep (Situation Report) Laporan Situasi Kejadian Cuaca Ekstrim di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasar laporan Minggu, 23 Februari 2025 Update, Pukul 18:00 WIB.
Berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG DI. Yogyakarta pada pukul 10:45 WIB, serta Update pada pukul 11:40 WIB, 12:50 WIB, dan 14:40 WIB, bahwa potensi Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang, hampir di seluruh Wilayah DIY. Pantauan langsung ataupun laporan mitra dan masyarakat telah terjadi hujan ringan hingga lebat dari pukul 12:45 WIB hingga Petang hari hampir di seluruh wilayah di DIY menyebabkan beberapa kejadian yang berdampak kerusakan.
Adapun dampak kejadian yang terjadi di wilayah di DIY adalah sebagai berikut:
1. *Kabupaten Gunungkidul*
Terdampak *2* Kapanewon, yaitu: Semanu dan Wonosari
Dampak sebagai berikut: Pohon Tumbang (7 Titik), Rumah rusak (1 unit), Rumah tergenang (1 Unit), Tempat usaha (2), jaringan listrik (4 titik), Kendaraan (3 unit), dan Akses Jalan terganggu (3 titik),
2. *Kota Yogyakarta*
Terdampak *3* Kemantren, yaitu: Kraton, Kotagede dan Umbulharjo
Dampak sebagai berikut: Dahan Patah (4 Titik), Gudang (2 unit), Rumah rusak (1 unit) dan pagar (1 titik).
3. *Kabupaten Kulon Progo*
Terdampak *3* Kapanewon, yaitu: Sentolo, Kalibawang dan Samigaluh
Dampak sebagai berikut: Pohon tumbang (1 Titik), Rumah rusak (3 unit), dan akses jalan (1 titik).
4. *Kabupaten Bantul*
Info awal 45 titik terdampak, dalam proses pendataan dan penanganan.
5. *Kabupaten Sleman*
Nihil Kejadian (Laporan sementara)
*Unsur Penanganan:* BPBD, FPRB, KTB, TNI, POLRI, Komunitas Relawan, Linmas, Instansi terkait, Warga Masyarakat.
*Rekomendasi*
1. Penanganan di lokasi terdampak.
2. Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan sekitar dan hindari tempat yang rawan terjadinya kejadian ancaman hidrometeorologi.
3. Berhati-hati dalam berkendara, sekiranya tidak memungkinkan, sebaiknya berhenti mencari titik aman
4. Update informasi cuaca dan kebencanaan dari BMKG dan BPBD.
5. Adanya hujan di Puncan Merapi untuk mewaspadai bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta Awan Panas Guguran di daerah potensi bahaya. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya serta mematuhi rekomendasi.
6. Apabila menemui kejadian kebencanaan silahkan menghubungi Petugas setempat (BPBD kab/Kota/DIY).
Sumber informasi:* TRC BPBD DIY, BPBD kab/Kota Se-DIY, BMKG Stamet Yogyakarta, Mitra kerja Pusdalops.



