Jasa Raharja Sleman Lakukan Survey Ahli Waris Korban Kecelakaan di Mlati

Sleman, suarapasar.com — PT Jasa Raharja melaksanakan kegiatan survey ahli waris korban meninggal dunia atas nama Jumari pada Kamis, 21 Mei 2026 di wilayah Jetis Burikan RT 01/03, Sumberadi, Mlati, Sleman. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memastikan proses penyerahan santunan berjalan tepat sasaran.

Survey ahli waris dilaksanakan untuk memverifikasi keabsahan data korban dan ahli waris, sekaligus memastikan kelengkapan persyaratan administrasi guna mempercepat proses pencairan santunan. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui Jasa Raharja dalam memberikan dukungan moral dan pendampingan kepada keluarga korban agar tetap mandiri secara ekonomi setelah musibah kecelakaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ahmed Ershad Bafadal selaku Staf Adm Tk II KPJR Tk II Sleman serta Wagirah sebagai ahli waris sekaligus istri almarhum Jumari. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pendataan dan verifikasi langsung kepada ahli waris guna memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai ketentuan.

Selain survey ahli waris, Jasa Raharja juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya tertib pembayaran pajak kendaraan bermotor dan manfaat Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan sebagai bentuk perlindungan bagi pengguna jalan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas dan ahli warisnya.

Ahmed Ershad Bafadal menyampaikan bahwa survey ahli waris merupakan bagian penting dalam memastikan proses penyerahan santunan berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, Jasa Raharja berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan humanis kepada masyarakat, khususnya keluarga korban kecelakaan lalu lintas. Dengan survey langsung ke lapangan, petugas dapat memastikan keabsahan ahli waris sekaligus membantu kelengkapan administrasi agar proses santunan dapat segera diselesaikan.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Jasa Raharja di tengah masyarakat tidak hanya sebatas proses administrasi santunan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada keluarga korban.

“Pelayanan yang responsif dan tepat waktu menjadi salah satu bentuk nyata hadirnya negara bagi masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Selain itu, Ahmed Ershad Bafadal kembali mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam tertib pembayaran pajak kendaraan bermotor dan memahami manfaat SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya.(ags,prg)