Kulon Progo, suarapasar.com – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Kulon Progo memperkuat persiapan evaluasi akhir peserta didik melalui kegiatan Bedah Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Daerah (USBD) mata pelajaran PAI. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Makan Dapur Semar, Senin (9/2/2026), sebagai upaya menyamakan persepsi dan meningkatkan mutu kelulusan siswa.
Kegiatan ini dihadiri Pengawas Kankemenag Kabupaten Kulon Progo, Drs. Tukidi, M.S.I., dan Anjar Purwantari, S.Ag., M.S.I., serta Ketua KKG PAI Kabupaten Kulon Progo, Muhammad Syuhud, S.Pd.I., bersama jajaran pengurus harian.
Pengawas PAI, Drs. Tukidi, M.S.I., menekankan pentingnya keselarasan penyusunan soal yang mengacu pada kisi-kisi tingkat provinsi. Ia meminta tim kabupaten segera melakukan analisis mendalam dan menyiapkan materi pendukung bagi siswa. “Apabila dari provinsi sudah ada kisi-kisi, pihak kabupaten harus segera menganalisis dan menyusun materi atau rangkuman bagi siswa. Saya mengingatkan agar para penyusun soal benar-benar memperhatikan aspek teknis seperti transliterasi penulisan dan tata tulis yang benar,” tegas Tukidi.
Sementara itu, Anjar Purwantari, S.Ag., M.S.I., menyampaikan informasi terbaru dari Kanwil Kemenag DIY terkait rencana pelaksanaan USBD di seluruh jenjang pendidikan. “Pelaksanaan USBD tingkat SD direncanakan pada bulan Mei mendatang. Saat ini proses perizinan dan koordinasi antara Dikpora dan Kementerian Agama terus berjalan,” jelas Anjar.
Ia juga menegaskan fungsi USBD sebagai alat pemetaan pembelajaran, bukan penentu kelulusan. “Hasil USBD bukan sebagai penentu kelulusan. Melainkan sebagai instrumen pemetaan tingkat keberhasilan pembelajaran PAI. Kami meminta para guru melaporkan nilai asli, bukan hasil olahan. Yakni melalui tautan yang telah disediakan oleh Kanwil,” imbuhnya.
Ketua KKG PAI Kabupaten Kulon Progo, Muhammad Syuhud, S.Pd.I., mengapresiasi partisipasi para pengurus dan menekankan pentingnya keseragaman standar ujian. “Untuk USBD 2026 diharapkan seluruh kabupaten memiliki kesamaan soal. Pelaksanaan USBD ini nantinya akan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Syuhud.
Kegiatan bedah kisi-kisi ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi para guru PAI di Kulon Progo dalam membimbing siswa menghadapi ujian akhir. Sekaligus memastikan kualitas pendidikan agama Islam tetap terjaga dan terukur secara objektif.(prg,wur)
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat








