1.200 Karyawan Mitra Produksi Rokok di Sleman Terima BLT DBHCHT Jelang Nataru

Sleman, suarapasar.com – Pemerintah Kabupaten Sleman menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 1.200 karyawan PT Mitra Adi Jaya, mitra produksi sigaret PT HM Sampoerna Tbk. yang berlokasi di Kalitirto, Kapanewon Berbah. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pekerja sektor industri hasil tembakau.

Penyerahan BLT dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bersama jajaran pada Kamis (18/12). Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur PT Mitra Adi Jaya, Ari Nugroho, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Danang menyampaikan bahwa secara keseluruhan BLT DBHCHT tahun ini diberikan kepada sekitar 1.600 karyawan dan karyawati di Kabupaten Sleman, dengan nominal bantuan sebesar Rp700 ribu per orang. Sebagian besar penerima merupakan karyawan PT Mitra Adi Jaya mengingat jumlah tenaga kerjanya yang cukup besar.

“Dari 1600 BLT, 1200 untuk Sampoerna Kalasan. Karena Sampoerna Kalasan ini merupakan salah satu pabrik rokok terbesar yang ada di Sleman. Jadi, mendapatkan BLT terbanyak karena memang karyawannya banyak,” jelasnya seperti dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Sleman.

Danang menambahkan, pada tahun 2025 Pemkab Sleman memperoleh alokasi DBHCHT sebesar Rp3,6 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai program sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024, meliputi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sektor kesehatan, serta penegakan hukum.

Sementara itu, Direktur PT Mitra Adi Jaya, Ari Nugroho, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Sleman serta seluruh pihak terkait atas penyaluran BLT DBHCHT kepada para karyawan. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu, terutama menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

“Saya harap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Pemkab Sleman,” ujarnya.(prg,wur)