DPRD DIY Terima Aspirasi PERMATA Yogyakarta soal Bantuan Jadup Mahasiswa Aceh Tamiang

DPRD DIY menerima audiensi pengurus Persatuan Mahasiswa Aceh Tamiang (PERMATA) Yogyakarta terkait mekanisme penyaluran bantuan sosial Jatah Hidup (Jadup) bagi mahasiswa asal Aceh Tamiang yang sedang menempuh studi di Yogyakarta dan terdampak bencana hidrometeorologi di daerah asal, Senin (05/01/2026). Audiensi berlangsung di Gedung DPRD DIY dan diterima Wakil Ketua DPRD DIY Ir. Imam Taufik, didampingi Sekretaris Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi’i, S.Psi, serta dihadiri Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih, S.H., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, PERMATA Yogyakarta menyampaikan kondisi mahasiswa Aceh Tamiang yang terdampak bencana, baik secara sosial, psikologis, maupun ekonomi keluarga, sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah. Wakil Ketua DPRD DIY Ir. Imam Taufik menegaskan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari fungsi representasi dan pengawasan DPRD dalam memastikan kebijakan bantuan sosial tepat sasaran dan transparan.

“Aspirasi mahasiswa ini menjadi perhatian serius. Prinsipnya, bantuan sosial harus benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan dan dilaksanakan secara transparan,” ujarnya seperti dikutip dari laman DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta.

DPRD DIY, lanjutnya, akan mendorong koordinasi lintas perangkat daerah agar mekanisme penyaluran Jadup berjalan sesuai regulasi dan responsif terhadap kondisi darurat. Senada, Sekretaris Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi’i, S.Psi menyampaikan bahwa Komisi D mengawal aspek teknis dan sosial penyaluran bantuan, terutama pendataan dan verifikasi penerima.

“Kami ingin memastikan proses pendataan dilakukan secara akurat agar tidak ada mahasiswa terdampak yang terlewat, sekaligus menjaga akuntabilitas bantuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih, S.H., M.Si menjelaskan bahwa pihaknya siap melakukan tindak lanjut sesuai kewenangan, khususnya terkait mekanisme penyaluran dan penyesuaian data penerima bantuan.

“Dinas Sosial terbuka untuk berkoordinasi dan melakukan verifikasi data agar bantuan Jadup benar-benar tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.(prg,wur)