Gondomanan, suarapasar.com – Kawasan Malioboro kini semakin nyaman bagi wisatawan dan masyarakat dengan hadirnya fasilitas air siap minum gratis di lima titik strategis. Pemerintah Kota Yogyakarta menghadirkan layanan ini sebagai upaya peningkatan kenyamanan kawasan wisata sekaligus mendukung gaya hidup ramah lingkungan melalui pengurangan sampah plastik sekali pakai.
Direktur Utama Perumda PDAM Tirtamarta Yogyakarta, Dani Darmawan, menyampaikan bahwa penyediaan air siap minum merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik berkualitas di kawasan wisata unggulan. Fasilitas tersebut ditempatkan di lokasi yang mudah diakses oleh pengunjung Malioboro.
“Lima lokasi air siap minum ini berada di depan Hotel Grand Ina Malioboro, depan Jogja Library Center, depan pintu barat Kepatihan, depan Gedung Agung, serta di depan Benteng Vredeburg,” ujarnya saat ditemui di Kantor Perumda PDAM Tirtamarta, Selasa (13/1/2026).
Dani menjelaskan, air siap minum ini dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat maupun wisatawan, baik untuk diminum langsung maupun mengisi ulang botol atau tumbler pribadi. Selain lebih praktis, fasilitas ini diharapkan dapat menekan konsumsi air minum kemasan.
Ia menegaskan bahwa kualitas air yang disediakan aman untuk dikonsumsi karena telah melalui proses pengolahan sesuai standar kesehatan. Setiap unit dilengkapi sistem penyaringan berlapis serta teknologi sinar ultraviolet (UV) untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya.
“Air siap minum ini aman untuk dikonsumsi. Sistem penyaringan dan UV yang digunakan telah sesuai dengan ketentuan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, sehingga kualitas airnya terjamin dan layak konsumsi,” tegasnya seperti dikutip dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta.
Selain menjaga kualitas air, Perumda PDAM Tirtamarta juga melakukan perawatan rutin terhadap fasilitas tersebut. Pemeriksaan kondisi alat dan kualitas air dilakukan minimal dua kali dalam sepekan agar fasilitas tetap berfungsi optimal dan aman digunakan.
“Kami berharap pengunjung tidak hanya menikmati fasilitas ini, tetapi juga ikut merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas dan fasilitasnya bisa awet dalam jangka panjang,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, menilai keberadaan fasilitas air siap minum di kawasan Malioboro yang merupakan kawasan cagar budaya membawa dampak positif, terutama dalam upaya pengurangan sampah plastik. Ia mengajak pengunjung untuk memanfaatkan sekaligus menjaga fasilitas tersebut demi kenyamanan bersama.
Fasilitas air siap minum gratis di lima titik strategis sepanjang kawasan Malioboro.
Kehadiran fasilitas ini juga mendapat sambutan positif dari wisatawan. Fatria, pengunjung asal Surabaya, mengaku terbantu dengan adanya air siap minum gratis karena memudahkan wisatawan yang banyak berjalan kaki di Malioboro.
“Tadi saya sempat coba langsung dan airnya segar. Sangat membantu, apalagi kalau lagi jalan jauh di Malioboro. Jadi tidak perlu sering beli air kemasan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Zaki, wisatawan asal Surabaya lainnya, yang menilai fasilitas tersebut membuat Malioboro semakin ramah pengunjung. Ia berharap titik air siap minum ke depan dapat ditambah serta dijaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.(prg,wur)






