Yogyakarta, suarapasar.com — Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto, menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk mewujudkan “Liburan & Lebaran Aman dan Selamat” melalui koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi Idul Fitri 2026. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang melibatkan berbagai instansi terkait di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, perwakilan Polda DIY, Sekretariat DPRD, BPBD DIY, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemda DIY. Pertemuan ini membahas kesiapan dan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Idul Fitri 1447 H.
Fokus utama pembahasan meliputi mitigasi keamanan di tengah keramaian, kesiapsiagaan bencana, kesiapan destinasi wisata, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban umum di wilayah DIY. Laporan situasi wilayah terkini juga menjadi dasar dalam merumuskan strategi penanganan arus mudik serta peningkatan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.
“Kita sepakat mewujudkan Lebaran & Liburan yang aman dan selamat bagi semua warga Jogja, pemudik dan wisatawan,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, dari Fraksi PDI Perjuangan, Kamis, 12/3/2026.
Dalam rapat tersebut, Eko Suwanto juga menyampaikan apresiasi terhadap persiapan pos mudik yang telah dilakukan berbagai pihak. Ia mendorong Pemerintah Daerah DIY untuk menyinergikan peran masyarakat, TNI, dan Polri dalam pengelolaan pos pelayanan terpadu yang akan melayani pemudik dan wisatawan.
“Komisi A merekomendasikan pembentukan manajemen pos terpadu yang lebih terintegrasi. Hal ini bertujuan agar koordinasi antara pos pemerintah daerah dengan pos dari unsur masyarakat, TNI dan Polri berjalan sinkron dalam satu tarikan nafas melayani masyarakat, pemudik dan wisatawan. Integrasi ini diharapkan membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap kendala di lapangan,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY.
Selain aspek keamanan, Eko Suwanto juga memastikan pelayanan kesehatan di DIY tetap berjalan selama masa cuti bersama. Puskesmas dan rumah sakit tetap disiagakan, baik untuk layanan rawat inap maupun non-perawatan, guna mengantisipasi kebutuhan darurat masyarakat.
“Rekomendasi kita, pentingnya jaminan kesejahteraan bagi para paramedis yang merelakan waktu liburnya demi bertugas,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik agar melaporkan rumah atau tempat tinggal yang ditinggalkan kepada pengurus wilayah setempat seperti RT dan RW. Langkah ini dinilai penting untuk mempermudah pemantauan keamanan lingkungan dan mencegah potensi tindak kriminalitas selama masa mudik.
Sementara terkait potensi cuaca ekstrem selama masa liburan Idul Fitri, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap faktor hidrometeorologi.
“Perlu sekali, masyarakat Jogja, pemudik dan wisatawan untuk rutin memantau informasi terkini melalui aplikasi BMKG. Kesadaran akan mitigasi bencana secara mandiri sangat krusial agar perjalanan dan liburan tidak terganggu oleh potensi bencana alam yang tidak terduga,” kata Eko Suwanto, alumni MEP UGM.
Eko Suwanto yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dengan berbagi kepada warga yang membutuhkan melalui bingkisan Lebaran.
“Semangat toleransi dan tenggang rasa diharapkan menjadi pondasi utama dalam Liburan & Lebaran Aman dan Selamat di Yogyakarta,” kata Anggota Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto.(prg,wur)








